Biaya Tes Pap Smear dan IVA

By | November 11, 2017

Berapa biaya tes pap smear dan IVA di kota-kota besar, seperti Surabaya, Jakarta, Malang, Bandung, Solo, Yogyalarta atau kota lainnya di Indonesia?

Di sini, kami akan berusaha memberikan informasi terbaik untuk Anda. Semoga bermanfaat.

Pentingnya Melakukan Tes Pap Smear atau IVA

Biaya Tes Pap Smear dan IVA

Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan seorang wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatan organ reproduksi mereka.

Pertama adalah rasa takut sakit saat dilakukannya pemeriksaan. Kemudian, sebagian besar dari mereka juga merasa malu saat organ intim mereka harus dilihat oleh orang lain. Dan, faktor sensitif lainnya adalah masalah biaya.

Banyak wanita yang mempertanyakan berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk melakukan tes pap smear atau IVA guna mendeteksi kanker serviks ini.

Terlepas dari apapun alasannya, para praktisi kesehatan sangat menganjurkan setiap wanita untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala.

Tes dapat dilakukan mulai dari usia 21 tahun atau usia subur (15-49 tahun). Semakin cepat penyakit kanker serviks terdeteksi, semakin besar juga peluang pasien untuk sembuh dan pulih sepenuhnya.

Apa Bedanya Pap Smear dan IVA?

Biaya Tes Pap Smear

1. Pap Smear

Tes ini dilakukan untuk mengambil sampel sel dari leher rahim atau serviks Anda. Sebelum pengambilan sel dengan menggunakan cytobrush, yaitu sebuah kapas lidi atau alat semacam spatula kecil. Dokter akan meregangkan dinding vagina Anda dengan bantuan spekulum yang telah diberikan pelumas.

Sel-sel yang diambil akan dilihat untuk memastikan ada atau tidaknya pertumbuhan sel abnormal yang mengarah kepada kanker serviks.

Rasa tidak nyaman mungkin akan Anda alami, apalagi ketika spekulum dimasukkan. Saat dokter Anda mengambil sampel sel, Anda juga akan merasakan sensasi ditarik atau ditekan.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut, usahakan untuk tetap rileks dan cobalah hirup nafas dalam dan lemaskan otot-otot Anda.

Baca Juga Informasi Lainya : Cara Mencegah Penularan HPV Penyebab Utama Kanker Serviks

2. Tes IVA

Berbeda dengan pap smear, tes IVA menggunakan asam asetat yang dioleskan pada serviks atau leher rahim.

Apabila warnanya tidak berubah, artinya serviks Anda normal. Namun, apabila warnanya berubah, artinya ada kelainan. Prosedur IVA ini termasuk cepat, hanya sekitar 3 sampai 8 menit dan bisa dilakukan di puskesmas atau bidan yang telah mendapat pelatihan IVA.

Biaya Tes Pap Smear dan IVA

Biaya tes pap smear dan IVA ini cukup terjangkau, apalagi bagi pengguna BPJS. Biaya tes IVA di puskesmas untuk pemegang BPJS adalah Rp 25.000,-. Sedangkan untuk tes Pap smear yang dilakukan di rumah sakit berkisar antara Rp 125 ribu sampai Rp 250 ribu.

Bahkan, Laboratorium Klinik Prodia bekerjasama dengan BPJS Kesehatan mengadakan kegiatan pemeriksaan Pap Smear gratis bagi peserta “aktif” BPJS Kesehatan selama periode April-November 2017 dengan beberapa sarat dan ketentuan.

Sumber : http://www.prodia.co.id/id/Berita/Details/program-deteksi-dini-kanker-serviks-prodia–

Nah, itulah informasi yang bisa saya sampaikan mengenai biaya tes pap smear dan IVA untuk mendeteksi dini kanker serviks yang menjadi penyakit pembunuh wanita terbesar di dunia.

Terima kasih sudah menyimak. Semoga bermanfaat dan membuat Anda tergerak untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan serviks Anda.

Jangan lupa untuk share dengan teman dan kerabat Anda, ya!

SALAM SEHAT
Posted By : QnCObatAmbeien.Com

Biaya Tes Pap Smear dan IVA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *